Kami sadari jalan ini kan penuh onak dan duri
Aral menghadang dan kezhaliman yang akan kami hadapi
Kami relakan jua serahkan dengan tekad di hati
Jasad ini, darah ini sepenuh ridho Illahi
Aral menghadang dan kezhaliman yang akan kami hadapi
Kami relakan jua serahkan dengan tekad di hati
Jasad ini, darah ini sepenuh ridho Illahi
Kami adalah panah-panah terbujur
Yang siap dilepaskan dari busur
Tuju sasaran, siapapun pemanahnya
Yang siap dilepaskan dari busur
Tuju sasaran, siapapun pemanahnya
Kami adalah pedang-pedang terhunus
Yang siap terayun menebas musuh
Tiada peduli siapapun pemegangnya
Asalkan ikhlas di hati tuk hanya ridho Illahi Robbi…
Yang siap terayun menebas musuh
Tiada peduli siapapun pemegangnya
Asalkan ikhlas di hati tuk hanya ridho Illahi Robbi…
Kami adalah tombak-tombak berjajar
Yang siap di lontarkan dan menghujam
Menembus dada, lantakkan keangkuhan
Yang siap di lontarkan dan menghujam
Menembus dada, lantakkan keangkuhan
Kami adalah butir-butir peluru
Yang siap ditembakkan dan melaju
Dan mengoyak, menumbang kezhaliman
Asalkan ikhlas di hati tuk jumpa wajah Illahi Rabbi…
Yang siap ditembakkan dan melaju
Dan mengoyak, menumbang kezhaliman
Asalkan ikhlas di hati tuk jumpa wajah Illahi Rabbi…
Kami adalah mata pena yang tajam
Yang siap menuliskan kebenaran
Tanpa ragu ungkapkan keadilan
Yang siap menuliskan kebenaran
Tanpa ragu ungkapkan keadilan
Kami pisau belati yang slalu tajam
Bak kesabaran yang tak pernah padam
Tuk arungi da’wah ini jalan panjang
Asalkan ikhlas di hati menuju jannah Illahi Robbi…
Bak kesabaran yang tak pernah padam
Tuk arungi da’wah ini jalan panjang
Asalkan ikhlas di hati menuju jannah Illahi Robbi…
Setelah menyanyikan lagu ini, akhirnya bisa memaknainya sebagai :
- Bahwasanya dakwah itu sungguh-sungguh berat perjalannya. Tapi jika antum menyadari bahwa Allah akan mengganti segala butir-butir keringat antum, luka-luka di tubuh antum, dinginnya badan antum ketika hujan-hujan pergi ke agenda dakwah, setiap harta yang antum keluarkan, dan kenikmatan lainnya. Pastilah antum akan berbuat yang terbaik “Do Your Best” untuk dakwah ini.
- Tsiqoh (percaya) kepada qiyadhah / murobbi / murobbiyah antum untuk siap ditempatkan dimana saja, kapan saja, dan dalam kondisi apapun.Jangan melulu menjadi kader kritis, yakinlah akh wa ukh, insyaALLAH mereka sudah sholat istikhoroh dulu sebelum membuat segala keputusan dan insyaALLAH itu yang terbaik diberikan Allah untuk antum. Jangan mencotoh sahabat Rasulullah yang membangkang dengan keputusannya pada piagam Madinah yang akhirnya mereka menyadari kesalahannya dan meminta maaf kepada Rasulullah. Jadilah generasi Tsiqoh dan Tidak Su`uzhan dengan segala keputusan qiyadah/ murobbi / murobbiyah antum.
- Ikhlas dalam segala aktivitas antum termasuk dalam aktivitas dakwah. Antum jangan beraktivitas dalam dakwah karena “disuruh murobbi”, “malu sama temen”, “karena ada akhwat ini”, “karena ada ikhwan ini”, tapi luruskan niat antum untuk ikhlas menggapai keridhan Allah SWT. Jadi ana saranin antum baca buku “KOMITMEN DA`I SEJATI pengarang Muhammad Abduh” untuk memperbaiki niat dan komitmen antum berada dalam lingkaran dakwah ini.
Semoga ini bermanfaat untuk antum dan untuk ana pribadi.. semoga kita menjadi generasi dakwah unggul.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar